Rabu, 11 Desember 2013

Masa Bodoh, Solusi Terbaik Hadapi Masalah

Sobat, Perjalanan tidak selamanya terus berjalan mulus. Terkadang ada saja batu-batu terjal yang menghadang langkah kita. Walau kadang juga jalan yang kita lalui sangat lancar, selancar kita ketika mendapat contekan waktu ujian, hehehe….

Hidup ada kalanya susah, ada kalanya juga senang. Nah, kita yang berlabel santri sering kali tidak menyadari akan nikmat besar yang diberikan oleh Tuhan. Kita seringnya mengeluh dengan berbagai masalah yang gak jelas. Masalah, masalah dan masalah. itu yang sering kali kita keluhkan. Setelah puas mengeluh, baru kita lampiaskan dengan kelakuan-kelakuan yang gak wajar. Hehe.... gak wajar? Kalian juga tahu sendirikan, se gak wajar- gak wajarnya santri, itu juga sudah dianggap wajar oleh kalangan mereka yang melakukannya. Mungkin karena keseringan kali yah… hahaha….
Yah, pelampiasan itu lebih banyak dilakukan dengan bentuk pelanggaran. Biasanya, santri yang gak kuatan akan sering terkena pellet karena gk betah dengan masalah yang menimpanya. Namun sob, ada juga yang hobi dengan model rambut yang seperti itu. Haha… hobi kok melanggar!..

ok, kita gak akan mbahas soal hobi melanggar. Yang kita singgung kali ini adalah pemecahan masalah yang menimpa santri yang membuat mereka nekat untuk melanggar. sebenarnya gak cuma melanggar saja sih yang menjadi sebuah pelampiasan. Mereka yang alim-alim dan khusyuk-khusyuk biasanya kalo sudah ketimpa masalah, hidupnya akan berubah seratus delapan puluh satu derajat. Saya lebihin satu biar alim dan khusyuknya masih kesisa. 
Mereka yang asalnya rajin wiridan dan belajar, malah jadi malas-malasan. Ini nih, korban satu-satunya jadi malah menimpa pada pelajaran. Nilai makin jeblok, dan apalan modar. Itu sih masih belum seberapa. Coba bayangin kalau sampek kepala mereka ada yang meledak, diyarrrrr.... hihihi…otaknya akan kececeran di mana-mana
Maksudnya, masalah yang mereka alami ini bisa sampai ke tingkat yang lebih tinggi. Kalau sudah demikian, bukan tidak mungkin solusi terakhirnya adalah boyong. Hihhhh cucok kan, kalo sampe boyong. 
Ok, sob sekarang kita juga perlu tahu bahwa masalah yang terkadang dialami para santri bukan hanya timbul dari dalam pesantren saja. Tapi sering kali juga tibul dari faktor luar. Kita gak akan bahas panjang lebar apa saja contoh masalah-masalah tersebut. Yang jelas kita harus mengerti adalah sebesar-besar masalah yang kita alami, jangan sampek membuat kita lupa diri. Apalagi sampek lupa ingatan. Hiihh jadi amnesia donk..
Sobat! Seharusnya kita menyadari bahwa itu semua adalah cobaan dari Tuhan. Di balik cobaan yang kita hadapi, ada sebuah Intan permata terindah yang akan kita peroleh jika sukses menghadapinya. Okelah kita dapat cobaan yang berat. Paling juga gak berat-berat amat. Beratan mana ama gajah. Hiaiai..bercanda sob..! gini sobat! Kalo kita punya masalah yang paling berat, anggap saja kita kalah. Sudah, bereskan... Tinggal kita tawakal saja menghadapinya. Gak perlu dipikirin berat-berat! Apalagi sampek stress..ihhh jadi gila ntar! Pokoknya masa bodohlah sama cobaan yang kita hadapi. Yang jelas Tuhan lebih paham dengan kondisi kita. Biarkan Dia mengatur skenarionya. Karena Dialah yang pandai membolak-balikan keadaan. 
Nah, setelah paham dengan kondisi kita. Kita akan bisa menerima keadaan yang ada. Kita bisa lebih ikhlas. Janganlah berkecil hati jika apa yang diimpikan tidak terwujud. Kan sudah disebutkan tadi, biarkan Tuhan mengatur skenarionya. Setelah kita menyadari kondisi kita. Barulah kita mulai kehidupan baru. Kita bangun semangat baru. Kita berangkat dari kekalahan. Eits, maksudnya kita berangkat dari keadaan kita yang siap kalah. Perlu digaris bawahi, menganggap kalah bukan berarti kita kalah. Maksudnya adalah mental kita sudah siap jika kita mengalami sisi terburuk dalam masalah yang kita hadapi. Jadi, kita tetap ada ikhtiyar untuk bangkit. Bukan pasrah begitu saja. Ikhtiar yang kita lakukan akan lebih tenang jika dengan keadaan seburuk apapun kita sudah siap menghadapinya.
Jadi sobat, kalao kalian tertimpa masalah, jangan khawatir, cuek saja! anggap saja gak terjadi apa-apa. Karena masa bodoh kalian adalah jalan tawakal kalian.
Oleh: Istahilagi
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makasih telah berkomentar