Jumat, 01 November 2013

Kisah Pesantren: Ngaji sore


CKAKAAAAKAKAKAKAK...........  Betapa tidak, mereka yang mendengarnya langsung ketawa kepingkel-pingkel dengan lelucon yang beliau sampaikan..
 suatu ketika, saat beliau sedang membacakan kitab bahjatul wasa’il pada ngaji sore  seperti sore-sore biasanya. Saat itu materi sudah berjalan sampai pada bab wudlu, yang sudah nyampek pada keterangan batasan wajah yang harus dibasuh oleh mutawadli’.
Seperti penjelasan beliau, batasan itu adalah mulai dari tumbuhnya rambut bagian atas kepala sampai pada lihyain (uang loro) dan janggut. sdangkan batasan lebarnya yaitu daerah antara dua telinga. beliau juga menerangkan bahwa kewajiban membasuh itu juga diberikan pada orang yang pipinya dlewer sampai ke bawah, meskipun pipi yang dlewer itu melebihi batasan wajah.  Saat itulah cletukan beliau muncul......
Beliau mengatakan orang yang seperti ini sangatlah mengusik bagi pekerjaan tukang kernet bus. Beliau  kemudian bercerita, suatu hari seorang sopir merasakan ada yang tidak beres dengan bus yang ia kemudi.. ia mendengar ada suara aneh di belakang. Plekeplekeplekeplek......... sang sopir pun menghentikan busnya. Khawatir ada apa-apa dengan busnya, iapun menyuruh sang kernet untuk memeriksanya keluar, khususnya pada Ban bus. Melihat kondisi yang baik-baik saja, sang kernet pun kembali ke dalam bus. Ia berteriak “gak no po po.. trussss”.
Sang sopir menjalankan kembali busnya. Selang beberapa detik kemudian terdengar lagi Plekeplekeplekeplek......... tidak dapat ditahan lagi. Sopir itu pun langsung menghentikan busnya. Rasa cemasnya semakin bertambah mendengar suara itu untuk yang kedua kalinya. Ia menyuruh kernetnya lagi untuk memeriksa keadan bus di luar. Seperti sebelumnya, tidak ada kejanggalan yang terjadi pada bus itu. Ia pun kembali masuk dan berteriak pada sopir seperti sebelumnya “gak no po po.. trussss”.
Kejadian itu terus berulang sampai yang ketiga kalinya.. sang sopir tidak bisa lagi menyembunyikan keecemasanya.. begitu pula dengan si kernet.. akan tetapi pada kali ini, sebelum sopir itu mengehentikan busnya, ia terlebih dahulu menoleh kebelakang... Dan tanpa DIDUGA...  seorang nenek-nenek ternyata sedari tadi melongokkan kepalanya keluar cendela sehingga pipinya yang dlewer puanjang itu berkelebat-kelebat layaknya bendera pusaka dan menantap-nantap (menabrak-nabrak) jendela kaca bus dibelakang wajahnya...
Masya  Allah.... neeekkk neeekkkk aneh aneh ae..........
Tungu cerita gokil selanjutnya..... kalau saya masih ingat....! ckakakakak....
By: #Istahil_lagi_iseng_dot_com


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makasih telah berkomentar