Senin, 27 Mei 2013

Kolom Santri : Bercermin Pada Tiga Ekor Ikan



Kawan, pernahkah kalian dengar cerita tentang tiga ekor ikan yang terancam di dalam kolam. Di antara kalian mungkin sudah ada yang mendengarnya. Yah, setidaknya kalian bisa bercermin pada ketiga ikan ini untuk menghadapi masalah yang ada di depan kalian.

Kajadian ini terjadi ketika tiga ekor ikan mengetahui rencana si pemilik kolam yang akan menangkap mereka di esok hari. Satu diantara mereka tidak ingin lama-lama berada di dalam kolam itu. Ia pun berusaha cepat-cepat untuk keluar dari dalam kolam. Sampai akhirnya, ia berhasil keluar dengan melompat ke sungai di samping kolam itu.


 Ikan yang kedua tidak mau ambil pusing. Karena merasa cerdik, ia santai-santai saja berada di dalam kolam. Sampai esok hari tiba, si pemilik kolam datang. Saat itu juga ia langsung berpura-pura mati. Karena melihat ada bangkai ikan, si pemilik kolam itu langsung mengambil dan membuangnya ke sungai. 

Dua ekor ikan sudah berhasil lolos. Lalu bagaimana dengan ikan yang ketiga? tidak ada usaha yang dilakukan oleh ikan yang satu ini. Ia juga tidak secerdik ikan yang kedua. Dan akhirnya, ia tertangkap dengan mudahnya.

Kawan, mungkin dari ketiga ikan itu kalian bisa menyadari, ikan yang keberapakah diri kalian. Benarkah kalian memiliki otak yang cerdas seperti ikan kedua. Sehingga tanpa persiapan sejak dini, kalian bisa dengan mudah mengatasi persoalan yang kalian hadapi. Atau, seperti ikan yang pertama, yang sejak awal sudah mempersiapkan semuanya. Sehingga apa yang kalian hadapi nanti akan mudah teratasi. Dan kawan, jangan sampai kalian menjadi ikan yang ketiga. Kalian pasti sudah bisa mengetahui dua sisi kekurangan yang dimiliki ikan terakhir tersebut. Kawan, mungkin kalian bisa memiliki sebuah kecerdasan. Namun jika tidak, setidaknya persiapan sudah kalian lakukan sejak dini. 


Istahilagi,
***untuk kawan**ku, selamat menghadapi Ujian. Dan Pastikan ikan ke1&ke2 adalah diri kalian!, okey bray…
 

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makasih telah berkomentar