23.30
Sudah setengah jam
dari waktu wajib tidur, di mana para santri pada sibuk menyuarakan nada-nada
dengkur di setiap sudut kamar. Satu suara bersahutan dengan suara dengkur lain
membuat suasana malam benar-benar terasa seperti di pabrik
selep. Hanya Oman yang masih tegar terjaga di ujung kamar. Di bawah lampu
belajar yang terangnya tak seberapa, ia fokus menelaah kitabnya. Entah apa yang
telah mempengaruhi otak Oman. Malam ini ia lebih tekun dari biasanya.
Selain Oman, ada tiga
temannya di kamar itu. Tetapi mereka sedang asik berkonser di balik punggung
Oman. Mereka seperti penyiar radio yang sedang off air di tengah malam.
Yah, off air. Tahu sendiri kan suara
radio off air kayak gimana? Grskrskrsgrrr.





